Powered By Blogger

10 Ikan Raksasa Air Tawar yang Terancam Punah

0 komentar

Senin, 24 Januari 2011

10. Dog Eating Catfish

Jaman dulu ikan ini dipancing orang dengan menggunakan daging anjing karenanya namanya "Dog Eating Catfish"

9. Giant Carp


Dulu ikan ini banyak ditemukan di sungai mae klong, thailand (sungai mekong) tapi ikan berbobot 600 pon ini adalah salah satu ikan yang hilang begitu cepat di asia tenggara

8. White Sturgeon

Ikan ini hidup lebih lama dari dinosaurus dan sudah sulit untuk bertahan hidup di populasi yang berada di laut pasifik bagian barat daya dan di kanada

7. Freshwater Sawfish

Ikan ini sering disebut campuran antara ikan hiu dan gergaji.
Ikan ini terancam punah karena seringkali moncongnya yang berbentuk gergaji itu tersangkut di jaring nelayan

6. Giant Stingray

Ikan pari-pari ini adalah salah satu ikan air tawar yang terbesar dan paling berbahaya yang pernah ada.
Walaupun begitu, ikan ini mudah dilatih seperti anjing laut dan lumba-lumba

5. Pirarucu

Ikan amazon ini adalah salah satu ikan air tawar yang terbesar yang pernah ada! ada di seaworld ancol deh kalo ga salah

4. Mekong Giant Catfish


walaupun pernah dijuluki ikan terbesar air tawar yang pernah ada, ikan ini terlihat seperti sedih setiap saat.
mungkin karena populasinya menurun hingga 90% !

3. Bagarius Yarrelli

Sering juga disebut "River Yeti" atau yeti yang berada di sungai.
ikan ini diceritakan oleh warga sekitar kalau pernah memakan manusia!

2. Alligator Gar

Terkadang dipanggil "ikan terjelek di amerika utara" ikan ini seperti buaya
dengan ekor ikan. ikan ini hanya memakan ikan lain yang besarnya sebesar
mulutnya sendiri. di Februari 2007 ikan ini ditemukan di dekat wilayah Jakarta sebesar 1.5m setelah Jakarta terkena banjir (menurut wikipedia)
ternyata ikan juga pilih-pilih makanan kayak anak kecil

1. Chinese Paddlefish



Ikan ini dulu dijuluki "Raja Sungai Yangtze" sayangnya ikan ini sangat sulit untuk ditemukan sehingga diperkirakan sudah punah

Unik

10 Hewan Nyata yang Seperti Hewan Fantasi

0 komentar

Minggu, 23 Januari 2011

Inilah mahluk yang paling fantastis dan di luar kebiasaan alis tidak normal, yang sangat bertentangan dengan imajinasi manusia dan masih dapat ditemui sampai sekarang.

10. Olm (Proteus anguinus)
Hewan amfibi ini, yang asli dari gua-gua terdalam dan tergelap di Eropa (yang paling terkenal di Slovenia) dan dulunya disangka “anak naga” telah menjadi salah satu dari hewan paling ganjil di dunia. Hewan ini buta total, dan kekurangan pigmentasi tubuh. Meskipun buta, ia dapat menangkap sinyal-sinyal kimiawi dan sinyal-sinyal kelistrikan melalui reseptor-reseptor di seluruh badannya. Ia memiliki kulit yang lunak dan pucat yang sedikit menyerupai kulit manusia yang sangat pucat, itulah sebabnya oleh penduduk setempat terkadang disebut “ikan manusia”.

9. Gurita mantel (Tremoctopus violaceus)
Hewan ini terlihat sangat kontras dengan gurita normal. Seolah-olah hewan ini berasal dari planet lain yang terjun kedalam laut dan menyukai tinggal di sana. Hewan betinanya 40.000 kali lebih berat dari yang jantan. Jantannya hanya memiliki panjang 2,4 cm sedangkan betinanya besar, dengan panjang lebih dari 2 meter. Jika merasa terancam, betina bisa memperbesar membrannya yang mirip mantel di antara lengan-lengannya sehingga terlihat lebih besar.

8. Katak gelas (Centrolenidae)
Yang menjadikan katak kecil asal Amerika Tropis ini begitu unik adalah ia memiliki kulit yang tembus cahaya, sehingga dapat dipelajari anatominya tanpa harus membedahnya. Beberapa organ internalnya seperti jantung, usus dan hati dapat terlihat sempurna jika dilihat dari bawah

7. Blobfish (Psychrolutes marcidus)
Ikan perairan dalam yang bergelatin ini memiliki wajah yang sangat muram. Ditemukan di perairan sekitar Australia dan Tasmania, blobfish lebih bersifat pasif dalam hidupnya, dengan memakan detritus apapun yang dapat dijangkaunya. Ia kekurangan kekuatan otot dibanding ikan lain dan hampir tidak mengeluarkan energi saat berenang karena badannya yang lebih ringan dari air.

6. Assassin spider (Archaeidae)
Jangan khawatir, laba-laba ini panjangnya hanya 2 mm dan meskipun dengan nama dan penampakan yang menakutkan, namun ia sama sekali tidak berbahaya bagi manusia. “Lehernya” yang panjang didesain khusus untuk mendukung berat rahangnya yang besar, yang dilengkapi dengan gigi berbisa.

5. Hatchetfish (Sternoptychidae)
Tampak dari depan, ikan ini seolah-olah berasal dari planet lain. Ikan perairan dalam ini ditemukan di semua samudera kecuali daerah paling dingin, dan seperti olm dan blobfish, menghabiskan seluruh hidupnya dalam kegelapan. Ia dapat melihat dengan sebuah organ penghasil cahaya pada sisi-sisinya yang memungkinkannya untuk menangkap mangsa.

4. Kepiting berbulu (Kiwa hirsuta)
Dikenal juga sebagai “kepiting Yeti”, krustasea ini ditutupi dengan benda yang tampak sekilas seperti bulu, tetapi sebetulnya merupakan penutup setae yang padat, seperti yang ditemukan pada kaki beberapa jenis udang. Bulu-bulu ini kelihatannya berfungsi sebagai filter, mendetoksifikasi air dimana mereka hidup. Kepiting ini buta dan tidak berwarna dan hidup dalam kegelapan.

3. Naga Laut Berdaun (Phycodurus eques)
Ikan ini, yang masih berhubungan dengan kuda laut, bertahan hidup dengan berpura-pura menjadi ranting-ranting rumput laut yang mengapung. Ia berenang sangat lambat dan dorsal serta insang pektoralnya yang transparan dan hampir tidak dapat dilihat. Kebanyakan pemangsa bahkan tidak tahu kalau hewan ini ada. Hewan ini memiliki kebiasaan reproduksi yang aneh, betina meletakkan telur ke dalam badan pejantan melalui sebuah tabung panjang, dan pejantan membawa telur itu sampai menetas. Ikan ini ditemukan di pantai selatan dan barat Australia.

2. Toke siluman berekor daun (Uroplatus phantasticus)
Hewan ini terlihat lebih mirip daun kering yang telah rontok, sehingga jarang terlihat oleh pemangsa. Ia ditemukan hanya di Madagaskar, dimana ia tinggal dalam hutan bersama reptil-reptil fantastis lainnya. Ia termasuk pemakan serangga dengan penampilan yang menakutkan tetapi tidak berbahaya bagi manusia. Sayangnya, spesies yang luar biasa ini terancam punah karena banyak diburu oleh penduduk dan merusak habitat alami mereka.

1. Ulat hemeroplanes
Ulat sederhana ini menduduki peringkat nomor satu dalam daftar ini. Hewan ini ibaratnya maha-karya hidup dari alam dan walaupun semua hewan menakjubkan, namun hewan ini yang paling mempesona. Sangat jarang dilihat dan hanya ditemukan di hutan hujan tropis di Mexico dan Amerika Tengah, makhluk kecil ini biasanya terlihat normal dan memiliki warna yang membosankan, tetapi jika diancam oleh predator, ia akan berubah menjadi luar biasa, ia menggantung dari sebuah cabang dengan kaki belakangnya, dan mengangkat bagian depan badannya, sampai terlihat persis seperti ular berbisa yang siap mengeluarkan bisanya. Bukan hanya mengancam, tetapi ia benar-benar akan menyerang musuhnya. Ulat Hemeroplanes ini belum banyak diketahui, dan yang menyedihkannya, hewan ini terancam eksistensinya karena penggundulan hutan.

Unik

Ikan Purba yang Masih Ada Hingga Sekarang

0 komentar
Fakta Unik -

Tenyata ada ikan zaman prasejarah yang mampu bertahan atau masih ada hingga sekarang. tentunya ikan-ikan ini telah lolos dari seleksi alam dan masih tersisa dan hidup hingga sekarang, yang lebih menarik adalah ternyata ikan-ikan ini ternyata adalah ikan-ikan yang cukup aneh, langsung saja dibawah ini adalah ikan-ikan zaman prasejarah yang masih hidup atau ada hingga sekarang:

10 Hagfish
Menurut catatan fosil, hag telah ada selama lebih dari 300 juta tahun, yang berarti mereka sudah ada ketika dinosaurus mengambil alih dunia! . binatang ini dapat ditemukan di perairan yang relatif dalam, binatang ini kadang-kadang disebut belut lendir, tetapi mereka tidak benar-benar belut, dan sebenarnya, mereka bahkan mungkin tidak ikan sama sekali, menurut beberapa ilmuwan. Mereka adalah hewan yang sangat aneh dalam semua hal, mereka memiliki tengkorak tetapi tidak memiliki tulang belakang, dan mereka memiliki dua otak. Hampir buta, mereka makan di malam hari di bangkai hewan besar (ikan, paus dll) yang jatuh ke dasar laut. "belut lendir " adalah nama panggilan untuk fakta bahwa mereka menghasilkan zat Slimey yang dapat merusak insang ikan predator; sebagai akibatnya, mereka hampir tidak memiliki musuh alami.



9 Lancetfish
lancetfish memiliki penampilan yang sangat jelas sebagai "ikan prasejarah", dengan gigi yang tampak sengit tajam pada rahang dan layar di punggungnya, mengingatkan kepada beberapa dinosaurus (walaupun, layar di lancetfish ini sebenarnya adalah sirip punggung) . Bahkan nama ilmiahnya memiliki bunyi layaknya nama dinosaurus (Alepisaurus ferox). Panjang predtor ini bisa sampai dua meter (6 '6 ") panjangnya, predator ini ditemukan di semua samudra kecuali untuk daerah kutub; sangat rakus, biasanya memakan ikan kecil dan cumi-cumi, dan bahkan dikenal sebagai ikan atau predator yang memakan kawannya sendiri (spesiesnya).



8. Arwana
Kalau yang ini saya yakin anda pasti sudah tahu, sekarang ini arwana tengah banyak dioneksi oleh masyarakat sebagai ikan hias, tapi tahukan anda tenyata ikan iniadah ikan yang telah ada pada zaman prasejarah, ikan ini sudah ada pada periode Jurassic. Hari ini, mereka ditemukan di Amazon, dan di beberapa bagian Afrika, Asia dan Australia. Kadang-kadang disimpan sebagai hewan peliharaan eksotis (mungkin bagi anda suka ikan hias, ikan ini pasti ada pada list anda), arwana adalah predator rakus yang memakan binatang kecil yang dapat mereka tangkap, termasuk burung dan kelelawar akan dimakannya (mereka bisa melompat hingga 2 meter (6 ‘) ke udara) . Di Cina, arwana dikenal sebagai " ikan naga " karena penampilan mereka, dan mereka dianggap pertanda keberuntungan.



7 Frilled Shark
predator ini hidup dilaut dalam, salah satu hiu yang paling primitif yang masih hidup sekarang ini , predator ini adalah peninggalan dari periode Cretaceous, ketika dinosaurus menguasai Bumi. hiu ini juga Jarang terlihat dalam keadaan hidup, hiu ini dapat tumbuh hingga 2 meter (6 '6 ") (jika diumpamakan maka lebih besar dari laki-laki) dan mereka tinggal di perairan dalam, makanan mereka sebagian besar adalah cumi-cumi. Mereka tidak berbahaya bagi manusia, dan Sebenarnya, hiu ini menghabiskan seluruh hidup mereka tanpa melihat manusia. Hanya spesimen yang mati atau sekarat yang biasanya dilihat oleh nelayan atau ilmuwan.




6 Sturgeon
Sturgeon merupakan ikan yang telah ada pada awal mula dinosaurus, sturgeon sudah dikenal sebagai salah satu sumber utama kaviar (yang terbuat dari); karena penangkapan yang berlebihan, ikan ini terancap punah. Spesies sturgeon terbesar dapat tumbuh hingga 6 meter (19 '7 "), mereka memakan binatang kecil dari dasar laut dan tidak berbahaya bagi manusia, kecuali diprovokasi atau diganggu




5 Arapaima
Arapaima adalah kerabat dekat dari arwana , Arapaima Amazon kadang-kadang dianggap sebagai ikan air tawar terbesar di dunia. Menurut deskripsi awal, ikan ini bisa tumbuh sampai dengan 4,5 meter , tetapi sekarang ini, ikan sebesar itu jarang ditemukan dan arapaimas dewasa sekarang ini paling hanya berkisar rata-rata 2 meter (6' 6") lama. predator Ini bergerak lambat dan makanannya dalah ikan kecil, atau apapaun jika itu kecil maka akan dimakan langsungdengan mulut lebarnya.



4 Sawfish
hewan atau ikan ini dapat ditemukan baik di laut atau di sungai dan anak sungai, dan telah ditemukan hingga kedalaman 100 km. Panjangnya bisa mencapai Hingga 7 meter (23 '), ikan hiu (sawfist) tidak mungkin terlihat seperti hiu mereka mempunyai mulut yang panjang dan merupakan sebuah senjata dan organ sensorik, ditutupi pada elektro-sensitif pori-pori yang memungkinkan untuk merasakan mangsa walaupun penglihatan buruk. Meskipun biasanya tenang, ikan hiu ini bisa menjadi sangat berbahaya jika diprovokasi (diganggu).




3 Alligator Gar
Ikan ini adalah predator hebat yang bersisik tebal, ditemukan di AS selatan dan utara dan timur Meksiko, menjadi ikan air tawar terbesar di Amerika Utara (meskipun kadang-kadang mengembara ke laut). ikan ini dapat tumbuh hingga 4 meter (13 ') panjangnya dan berat sampai 200 kg (£ 440). Aligator gar, disebut demikian karena penampilan mereka seperti reptil dan mempunyai rahang panjang, bersenjata dengan dua baris gigi tajam.




2 Polypterus Senegalus
Ikan Africa ini sering disebut belut dinosaurus "", karena penampilan mereka seperti reptil dan sirip mempunyai punggung bergerigi, mengingatkan pada punggung berduri beberapa dinosaurus '. Mereka tidak benar-benar belut, tetapi anggota keluarga bichir. Mereka bisa bertahan keluar dari air untuk jangka waktu yang lama selama kulit mereka tetap basah, yang memungkinkan mereka untuk mengembara jauh dari tangki mereka.



1 Coelacanth
The Coelacanth adalah ikan yang paling terkenal dari semua "fosil hidup" dan pantas menjadi no 1 dalam daftar ini, ikan ini adalah hewan yang seharusnya telah lama punah dan tak terduga ditemukan masih hidup. Ikan ini seharusnya telah punah pada periode Cretaceous, bersama dengan dinosaurus, tetapi pada tahun 1938, sebuah spesies hidup tertangkap di Afrika Selatan. Sejak itu, spesies ini lebih telah dilihat dan difoto, dan spesies Coelacanth kedua bahkan ditemukan di Indonesia pada tahun 1999. Ikan ini adalah predator besar, dan dapat tumbuh hingga 2 meter (6 '6 ") panjangnya, mereka memakan ikan yang lebih kecil, termasuk hiu kecil, dan biasanya ditemukan diperairan dalam, perairan gelap. Meskipun jarang ditangkap dan dikonsumsi karena rasanya yang tidak enak, ikan ini termasuk ikan yang hampir punah

Sumber: http://jelajahunik.blogspot.com/2010...masih-ada.html

Jenis amfibi yang telah hilang ditemukan kembali..

0 komentar
Setelah penemuan katak Minimus Pristiminatis, jenis katak terkecil lain di dunia yang hampir tidak terdeteksi keberadaannya selama bertahun-tahun & dipercaya sudah punah ditemukan di hutan kepulauan Kalimantan yang lebat. Diberi nama Microhyla nepenthicola, katak yang ukurannya hanya sebiji kacang ini terlihat di lokasi sebuah gunung di Kubah National Park di Malaysia.


Nama katak ini diambil dari nama ilmiah spesies tanaman kendi yang dikenal sebagai Nepenthes Ampullaria. Katak ini berkembang biak pada jenis tanaman dengan menyimpan telur telurnya di dalam tanaman yang berbentuk kendi ini. Karena berbentuk kendi, tanaman ini mampu menampung air hujan dan disinilah kecebong katak ini tumbuh. Saat dewasa, katak ini hanya bisa mencapai ukuran panjang ½ inci.
Kecebong Microhyla Nepenthicola
Yang mempermudah penemuan katak ini adalah suara ‘panggilannya’. Nyanyian katak ini terdengar luar biasa dan dimulai dari matahari terbit hingga menjelang petang dengan karakterisasi suara menguak yang berkelanjutan diantara jeda pendek yang dilakukan di dalam tanaman kendi.
Penemuan ini diharapkan akan menjelaskan tentang pemahaman para ahli dalam hal perubahan yang kita alami dalam lingkungan kita saat ini. Hewan amfibi dikenal sangat sensitif jika ada perubahan di lingkungan mereka, itulah sebabnya mengapa kelompok hewan ini terus berada dalam bahaya kepunahan walaupun sebenarnya keberadaan mereka berarti mengontrol populasi serangga yang bisa menyebabkan penyakit bagi manusia.

http://www.satwaunik.com/info-reptiles-terbaru/jenis-amfibi-yang-telah-hilang-ditemukan-kembali/#more-1108

Salamander yang hampir punah

0 komentar
Sardinian Brook Salamander yang disebut juga dengan Kadal Air Sardinian adalah spesies langka yang hampir punah. Spesies ini hanya ada di sisi timur Sardinia, di antara pegunungan Limbara yang terletak di daerah utara dan pegunungan Sette Fratelli yang ada di selatan. Keseluruhan populasi dideteksi sedang menurun dan yang berada di dekat Gunung Limbara dinyatakan hampir punah.
Salamander ini sangat menyukai air, dari genangan air hingga air yang mengalir. Tapi mereka lebih menyukai daerah sungai yang tenang. Jika mereka tidak sedang berada dalam air atau berada di dekat air, mereka biasanya akan ditemukan di hutan hutan atau kemungkinan di gua.
Salamander ini bertelur di kolam kolam, danau dan sungai. Telurnya diletakkan di antara batu batu atau dikubur di pasir, sementara larvanya akan berkembang di aliran sungai.
Sardinian Brook Salamander ini hampir punah karena polusi, kehilangan habitatnya, predator, musim kering yang berkepanjangan, ulah pendatang atau turis, penyakit, invasi spesies lain, pertanian, intrusi manusia, perubahan iklim dan lain lain.. Wah banyak juga ya.. Ngga heran kalo spesies ini diambang kepunahan..

http://www.satwaunik.com/category/info-reptiles-terbaru/

Penemuan kadal Leiolepis Ngovantrii

0 komentar
Heretologi Lee Grismer dan Jesse Grismer (ayah & anak) mengidentifikasi spesies kadal baru yang ditemukan di sebuah rumah makan di Vietnam. Uniknya, kadal Leiolepis ngovantrii ini berjenis kelamin perempuan tapi mampu berkembang biak secara aseksual alias bisa beranak tanpa proses kawin.
Leiolepis Ngovantrii
Sebenarnya, spesies kadal ini sudah sering dilihat karena orang Vietnam menjadikannya makanan sehari-hari bahkan di jual di restoran2.
http://www.satwaunik.com/category/info-reptiles-terbaru/

Amfibi yang bisa hidup tanpa paru paru

0 komentar

Katak Kepala Rata Kalimantan (Barbourula kalimantanensis) yang panjangnya hanya 7 cm ini adalah katak pertama di dunia yang tidak mempunyai paru paru. Katak ini bernafas tidak dengan paru paru, tapi melalui kulitnya. Katak ini tidak mempunyai paru paru jadi membuat tampilan keseluruhannya terlihat gepeng. Bentuk tubuh yang gepeng berarti  lebih banyak permukaan tubuh yang mampu menyerap oksigen. Juga, bentuk tubuh yang gepeng ini lebih aerodinamis yang membuat katak bermanuver lebih baik di sungai deras di hutan hujan Kalimantan tempatnya hidup.

http://www.satwaunik.com/category/info-reptiles-terbaru/

IKLAN

Jaga kelestarian hewan-hewan yang ada didunia ini dan jangan sampai populasinya hilang dari muka bumi ini..... tolong partisipasinya...
reezall armour. Diberdayakan oleh Blogger.